Jakarta , Basmitipikor.com– Komunitas GERAK Jakarta terus mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, pelaku industri, komunitas, dan masyarakat guna mewujudkan sistem smart mobility yang terintegrasi, inklusif, dan berkelanjutan di Jakarta.

Ketua Umum GERAK Jakarta, Dhini Mudiani, mengatakan transformasi sistem transportasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, merupakan fondasi penting dalam mendukung terwujudnya ekosistem transportasi yang modern seiring transformasi Jakarta menuju kota global yang berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Dhini saat membuka diskusi publik bertajuk “Smart Mobility Jakarta: Dari Kemacetan Menuju Konektivitas” yang diselenggarakan pada Jumat (17/7/2026).

Melalui forum tersebut, GERAK Jakarta berharap dapat menghasilkan berbagai rekomendasi konstruktif sekaligus memperkuat dukungan publik terhadap kebijakan transportasi yang terintegrasi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut, Robi menekankan bahwa selain integrasi digital, pemerataan layanan transportasi umum juga menjadi aspek yang tidak kalah penting. Menurutnya, akses transportasi publik harus menjangkau secara merata, baik di pusat kota maupun wilayah penyangga Jakarta.

“Hal ini bertujuan menciptakan efisiensi waktu tempuh, mempermudah perpindahan antarmoda transportasi umum, serta mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin memilih transportasi publik dibandingkan kendaraan pribadi,” ujar Robi.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Harya Setyaka S. Dillon, menegaskan bahwa transformasi transportasi di Jakarta tidak dapat hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur.

Menurut Harya, keberhasilan penerapan konsep smart mobility sangat bergantung pada perubahan perilaku masyarakat untuk beralih dari penggunaan kendaraan pribadi menuju transportasi massal.

“Keberhasilan smart mobility membutuhkan sinergi kebijakan, inovasi, serta partisipasi aktif dari seluruh pemangku kepentingan,” kata Harya.

Sementara itu, dari sisi pelaku industri, perwakilan PT DUBBS Energi Teknologi, Rahim Manap, menilai pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi sistem transportasi perkotaan.

Rahim juga menegaskan komitmen dunia usaha untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan komunitas dalam menghadirkan solusi mobilitas yang adaptif, rendah emisi, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat, Jakarta diharapkan mampu mempercepat terwujudnya sistem transportasi yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan sebagai fondasi menuju kota global yang cerdas dan berdaya saing. ( Polman Manalu )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. BASMI TIPIKOR. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.