BASMITIPIKOR- TANJUNGSARI -SUMEDANG6 Juni 2026 – Langkah tegas menjaga integritas dan kualitas pelayanan Program Makan Bergizi Gratis ditunjukkan dalam kegiatan sosialisasi dan evaluasi yang digelar di Satuan Pelayanan Penyelenggaraan Gizi (SPPG) Kutamandiri 2, Kecamatan Tanjungsari, Sabtu (6/6). Sebelum acara inti dimulai, penyelenggara yang diwakili oleh mitra pelaksana, Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera, berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumedang untuk melaksanakan tes urin kepada seluruh relawan yang bertugas.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan dan penyaringan ini dilakukan secara serentak kepada seluruh relawan yang berasal dari dua dapur pelayanan utama di wilayah tersebut, yaitu tim relawan SPPG Kutamandiri 2 dan SPPG Sindangpakuon. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen bersama untuk memastikan bahwa seluruh pengelola dan petugas yang terlibat langsung dalam pengolahan dan penyaluran makanan adalah individu yang bersih dari penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif lainnya. Hal ini penting guna menjaga kepercayaan masyarakat serta menjamin keamanan dan kualitas pelayanan program yang menyentuh langsung hajat hidup warga.
Setelah rangkaian tes urin selesai dilaksanakan dan seluruh peserta dinyatakan siap, kegiatan inti berlanjut dengan sesi sosialisasi dan evaluasi program. Acara ini turut dihadiri oleh unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dari dua wilayah administratif, yakni Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Tanjungsari. Kehadiran perwakilan pemerintah kecamatan menjadi bentuk dukungan sekaligus pengawalan kebijakan agar program strategis ini berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.
Sebagai mitra strategis utama, Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera berperan aktif dalam memfasilitasi kegiatan, mulai dari pemeriksaan awal hingga diskusi evaluasi. Keikutsertaan yayasan ini menegaskan peran krusial organisasi kemasyarakatan dalam mendukung keberhasilan program pemerintah, memastikan standar gizi, kebersihan, dan integritas pelayanan selalu terjaga dengan baik.
Dalam sesi sosialisasi, disampaikan kembali pedoman teknis penyusunan menu gizi seimbang, standar kebersihan dan keamanan pangan, serta mekanisme penyaluran yang sesuai ketentuan. Sementara pada sesi evaluasi, para peserta berdiskusi secara terbuka mengenai capaian, kendala yang dihadapi, serta berbagi pengalaman antar kedua dapur pelayanan. Berbagai masukan dan saran dari para relawan maupun perwakilan yayasan dibahas mendalam untuk dicarikan solusi terbaik.
Perwakilan Muspika dalam sambutannya sangat mengapresiasi inisiatif tes urin yang dilakukan bekerja sama dengan BNN Kabupaten Sumedang. “Langkah yang diambil Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera bersama BNN Kabupaten Sumedang ini sangat positif. Ini menunjukkan bahwa kami tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga memastikan pelayanan dilakukan oleh insan-insan yang bersih dan berintegritas. Sinergitas antara pemerintah, mitra pelaksana, dan para relawan adalah kunci keberhasilan program ini,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Kegiatan dari SPPG Kutamandiri 2 menegaskan bahwa hasil evaluasi dan pemeriksaan awal ini akan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas makanan, pelayanan, dan integritas seluruh tim. Bersama mitra kami, Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera, dan dukungan BNN Kabupaten Sumedang, kami ingin Program Makan Bergizi Gratis benar-benar membawa manfaat sehat, aman, dan berkualitas bagi masyarakat di wilayah Tanjungsari maupun Cimanggung,” tegasnya.
Kegiatan ditutup dengan kesepakatan bersama untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan pengawasan, dan menjaga standar pelayanan tinggi, demi menjadikan Program Makan Bergizi Gratis sebagai program unggulan yang aman, sehat, dan terpercaya bagi masyarakat luas.
Jurnalis ade ms

