Basmi Tipikor Bekasi – Pejabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan meninjau langsung pembangunan Jembatan Pasar Rengas-Wanasari di Kecamatam Cibitung.setelah beberapa bulan pengerjaan proyek tersebut dinyatakan rampung.
Informasi yang dihimpun awak media Basmi Tipikor, proyek fantastis garapan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi itu menyedot APBD senilai Rp 6,9 Miliar yang sangat fantastis.
Rincianya, rehabilitasi Jembatan Pasar Rengas 1 sebesar Rp 3.393.314.720 (Dibulatkan 3,4 Miliar) dan rehabilitasi Jembatan Pasar Rengas 2 capai Rp 3,5 Miliar.
Jembatan Pasar Rengas memiliki dimensi jembatan 16m x 5m, dengan pondasi tiang Bored Pile berukuran 50cm dengan kedalaman 12m menggunakan mutu beton K-350, serta abutment menggunakan besi vertikal D19 dan besi horizontal D16 mutu beton K-350.
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan ditemani Kepala Dinas SDABMBK Hendri Lincoln dan Kepala BPBD Muchlis sidak (ispeksi mendadak)ke lokasi Selasa, 21 November 2023.
Sesuai dengan instruksi Pj. Bupati Bekasi, bahwa seluruh stakeholder diminta agar dapat memitigasi bencana menjelang datangnya musim hujan, seperti banjir yang akan terjadi di kawasan padat pemukiman. Salah satunya dengan melakukan perbaikan sarana pra sarana mobilitas masyarakat untuk mencegah yang tidak di inginkan jika air hujan turun.
Pasalnya setiap tahun saat musim hujan, wilayah disekitar jembatan tersebut tertutup banjir akibat luapan air Kali Sadang, sehingga merendam sejumlah rumah warga di Perumahan Villa Mutiara, Cibitung.

Ia mengatakan, konstruksi perbaikan jembatan dan DPT tersebut dibuat lebar dan melengkung ke atas, dari yang sebelumya datar dan agak kurang lebar,agar air kali dapat menampung lebih dalam, serta dilakukan normalisasi kali secara rutin.
“Jembatan Pasar Rengas kita perbaiki dengan konstruksi lebih melengkung ke atas tujuannya untuk menjadi solusi terhadap banjir yang diakibatkan oleh konstruksi lama yang terlalu landai, jadi ketika air naik sampah nyangkut,”jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas SDABMBK, Henri Lincoln mengatakan pihaknya melakukan perbaikan Jembatan Pasar Rengas yang terlihat lebih melengkung tersebut merupakan metode baru yang bisa dilakukan perbaikan-perbaikan jembatan lainnya.
Selain itu, pembangunan tanggul Jembatan kali juga akan dilakukan bertahap mulai tahun depan, karena saat ini anggaran yang masih terbatas serta kedepan bangunan liar disekitarnya akan lebih ditertibkan.
“Kita coba lengkungkan jembatannya yang merupakan metode baru untuk diterapkan, disamping itu pembangunan tanggul sudah dilaporkan kepada Pj. Bupati Bekasi akan bertahap tahun depan serta bangunan liar akan ditertibkan.” tak luput juga kepala Dinas SDAPMBK sampaikan,harapan kami masyarakat setempat semoga mendapat manfaat yang signifikan tidak mengalami banjir lagi jika turun hujan,dengan adanya jembatan penghubung desa wanajaya dan wanasari yang sudah di rancang sedemikian rupa,imbuhnya.(basmi tipikor)
