Basmitipkor Cimanggung SUMEDANG – Semangat melestarikan alam dan budaya kembali digaungkan melalui Pasar Pasisian Leuweung yang digelar di Desa Wisata Pasirnanjung Geulis, Dusun Pangkalan RT 002 RW 011, Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Minggu (23/8/2026) mulai pukul 08.00 WIB.

Kegiatan yang mengusung tema “Ngamumule Alam jeung Budaya, Ningkatkeun Ekonomi jeung Nyatukeun Lembur”ini diinisiasi oleh Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat berupa festival kebudayaan dan pameran produk lokal berbasis kehutanan dan lingkungan.

Acara dihadiri oleh Kepala Dinas Kehutanan Prov. Jabar Dodit Ardian Pancapana, S.T., http://M.Sc, Kepala UPTD P2HH Kab. Sumedang Ketut Donny Djatmiko, S.H, Ka CDK Wilayah IX Agus Sukondi, http://S.Hut., http://M.Si, Kadisparbudpora Kab. Sumedang, *Kadis DPMD Kab. Sumedang Widodo Heru Prasetyawan, AP., M.M, serta *Forkopimcam Cimanggung*.

Tampak hadir pula Kepala Desa Pasirnanjung Susi Herawati bersama suami Romi Zulkarnaen*, *BPD, LPM, RT, RW, Kadus, tokoh agama, tokoh masyarakat, peserta Telen se-Kecamatan Cimanggung, dan 70 pelaku UMKM Desa Pasirnanjung. Antusiasme masyarakat terlihat dari sekitar 500 pengunjung yang memadati lokasi.

Berbagai kegiatan menarik tersaji dalam Pasar Leuweung, di antaranya Gelar Produk KTH dan UMKM, Gelar Seni Budaya, Lomba Mewarnai, Senam Sehat, Sembako Murah, Pembagian Bibit Gratis, Pelayanan Perizinan UMKM seperti PIRT, NIB, Sertifikat Halal, hingga *Pengundian Doorprize*.

Kepala Desa Pasirnanjung, Susi Herawati mengapresiasi kegiatan ini sebagai upaya nyata meningkatkan ekonomi warga sekaligus mempromosikan desa wisata.

“Kami berterima kasih kepada Dinas Kehutanan Jabar. Pasar Leuweung ini bukan hanya jualan, tapi juga menyatukan warga, melestarikan budaya, dan mengenalkan potensi Desa Pasirnanjung Geulis,” ujarnya.

Sementara itu Kadishut Jabar Dodit Ardian menyampaikan, kegiatan ini bertujuan mendorong promosi potensi wisata dan budaya lokal, memasarkan produk UMKM, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian hutan.

“Pasar Leuweung adalah inovasi untuk memperkenalkan hasil hutan bukan kayu dan ekonomi masyarakat sekitar hutan. Kami ingin membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM,” kata Dodit.

Dengan adanya kegiatan ini, Pemprov Jabar dan Pemdes Pasirnanjung berharap Desa Wisata Pasirnanjung Geulis semakin dikenal sebagai destinasi wisata berbasis alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.

Ade ms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. BASMI TIPIKOR. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.