Basmitipikor BANDUNG, – Hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga menyebabkan banjir yang merendam Pesantren Miftahul Jannah dan enam rumah warga Kampung Pacinan RT 02 RW 04, Desa Cicalengka Wetan, Kabupaten Bandung, pada Jumat (20/3/2026).
Peristiwa tersebut terjadi pada siang hingga sore hari, ketika hujan turun disertai angin kencang dengan debit air yang terus meningkat satu mesjid dan enam rumah warga terendam.
Akibat angin kencang yang menyertai hujan turut memperparah kondisi lingkungan sekitar pesantren, dengan beberapa pepohonan dilaporkan bergoyang hebat dan sebagian ranting berjatuhan.
Akibat curah hujan yang tinggi, saluran drainase di sekitar lokasi tidak mampu menampung volume air, sehingga air meluap dan menggenangi area pesantren.
Ketinggian air dilaporkan mencapai sekitar 30 hingga 100 sentimeter, merendam sejumlah ruangan seperti mesjid, asrama santri, ruang belajar, hingga halaman utama pesantren.
Suasana di lokasi kejadian tampak mencekam. Para santri dan pengurus pesantren berupaya menyelamatkan barang-barang penting dengan kondisi air yang terus naik.
Beberapa di antaranya terlihat mengangkut kitab, buku, serta perlengkapan lainnya ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan akibat terendam air.
Kondisi tersebut membuat aktivitas di pesantren menjadi terganggu, terutama pada saat menjelang malam hari yang minim pencahayaan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan cukup signifikan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah rawan banjir. Diharapkan adanya perhatian dan penanganan lebih lanjut dari pihak terkait guna mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.
(Ade ms )

