Jakarta ,basmitipikor.com– Horas Bangso Batak (HBB) melalui Ketua DPC Jakarta Pusat, Robert S. Tamba, menegaskan komitmennya untuk berdiri di garda terdepan bersama Aliansi Masyarakat Anti Intoleransi Indonesia (AMAII) dalam melawan berbagai bentuk intoleransi yang masih marak di tanah air. AMAII merupakan wadah bersama dari berbagai organisasi dan elemen masyarakat lintas latar belakang yang bersepakat menjaga persatuan bangsa.
Robert S. Tamba menekankan bahwa HBB tidak hanya menjadi bagian dari AMAII, tetapi juga menjadi motor penggerak dalam menggaungkan nilai toleransi dan kebhinnekaan. Menurutnya, intoleransi tidak hanya merusak sendi-sendi kebangsaan, tetapi juga mengkhianati konstitusi dan cita-cita kemerdekaan.
“Indonesia adalah rumah kita bersama. Tidak boleh ada satu pun warga negara yang dikucilkan hanya karena keyakinan, suku, atau perbedaan pandangan. AMAII hadir untuk memastikan nilai kebhinnekaan tetap tegak berdiri, dan HBB akan terus berada di garis terdepan memperjuangkannya,” tegas Robert.
AMAII sendiri merupakan gabungan dari berbagai organisasi, di antaranya Gerakan Perjuangan Masyarakat Pluralisme (GPMP), Horas Bangso Batak (HBB), GRPB Indonesia, Seknas Indonesia Maju, Seknas Dakwah, Komunitas Agama Cinta, Garda Nasionalis Indonesia, SIPITUNG, Yayasan Taman Pemulihan, NAPOSO PARNA Se-Jabodetabek, Jaga NKRI, Aliansi Perempuan Melawan, KOMPERA, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.
Sebagai bagian penting dari aliansi, HBB mendorong pemerintah untuk tidak ragu menindak tegas setiap pelanggaran intoleransi, termasuk diskriminasi terhadap kegiatan ibadah maupun persekusi terhadap kelompok tertentu. Robert menambahkan, bangsa Indonesia hanya bisa maju bila seluruh rakyatnya dapat hidup dalam damai, saling menghormati, dan menjunjung tinggi keberagaman.
“Perbedaan adalah kekuatan bangsa. Tugas kita bukan membiarkan perbedaan memecah, tetapi merawatnya sebagai kekayaan bersama. HBB akan selalu berdiri bersama AMAII untuk menjaga NKRI dari ancaman intoleransi,” tutup Robert. ( Polman Manalu )


