Oleh : Kurniawan , Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo ( GCP )

Di era digital saat ini, media telah menjadi alat yang sangat efektif dan efisien dalam menyebarkan informasi. Pesatnya perkembangan dunia digital tidak dapat dilepaskan dari pengaruh media, yang kini berperan sebagai corong utama dalam membentuk opini publik.

Hampir semua hal bisa menjadi viral di berbagai platform, baik di media sosial, media mainstream seperti televisi dan radio, maupun media cetak dan online. Fenomena ini menarik perhatian banyak pihak, mengingat media kini menjadi senjata yang sangat penting, bahkan dalam konteks perang modern yang terjadi di dunia maya.

Propaganda sering digunakan sebagai strategi untuk menyerang atau bertahan. Meski metode ini bukan hal baru, penggunaan media sebagai alat perang telah menjadi strategi ampuh dalam melemahkan lawan atau memperkuat hegemoni kekuasaan. Sejarah mencatat bagaimana Genghis Khan dengan mudah menaklukkan berbagai wilayah, salah satunya karena berita tentang kekejaman dan keberhasilannya menyebar luas, menciptakan ketakutan di kalangan musuh.

Namun, di era modern, bukan hanya propaganda yang berperan penting, tetapi juga penyebaran informasi tentang keberhasilan. Jika pencapaian suatu pemerintahan tidak tersosialisasikan dengan baik, maka keberhasilan tersebut bisa dianggap tidak ada atau tidak berarti bagi rakyat. Pembangunan yang dilakukan tanpa komunikasi yang efektif berisiko diabaikan atau bahkan dipandang sebagai ketidakmampuan pemerintah dalam bekerja.

Sering kali, upaya menyebarluaskan keberhasilan pemerintah dianggap sebagai “cari muka”. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Jika dilakukan dengan niat yang baik dan transparan, menunjukkan pencapaian kepada rakyat adalah sebuah kewajiban. Rakyat sebagai pemegang kedaulatan negara berhak mengetahui bagaimana amanah yang mereka berikan dijalankan oleh pemerintah. Jika pembangunan benar-benar dilakukan tanpa unsur korupsi dan demi kepentingan rakyat, maka transparansi dalam menyebarkan informasi akan membuat masyarakat merasa lega, bersyukur, dan semakin percaya kepada pemerintah.

Oleh karena itu, tugas menyebarkan informasi kepada rakyat menjadi hal yang sangat krusial. Lembaga yang berperan sebagai juru bicara kepresidenan harus lebih proaktif dalam menjawab isu-isu yang beredar serta menyebarkan berita positif secara masif melalui berbagai kanal media.

Saat ini, terdapat berbagai pencapaian besar dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang perlu dikomunikasikan dengan lebih optimal. Pemerintah telah menunjukkan komitmennya dalam membangun bangsa dan membela kepentingan rakyat, namun jika keberhasilan tersebut tidak diinformasikan dengan baik, dampaknya tidak akan dirasakan sepenuhnya oleh masyarakat.

Jangan sampai lembaga yang seharusnya menjadi ujung tombak dalam komunikasi publik justru pasif dan hanya menunggu bola. Selain sekadar memantau data dan angka, lebih penting lagi untuk menyampaikan berbagai kabar baik yang dapat menenangkan rakyat serta membangun semangat nasionalisme. Dengan komunikasi yang lebih aktif dan transparan, cita-cita menuju Indonesia Emas akan semakin tertanam di hati setiap warga negara. ( Editor Polman Manalu )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. BASMI TIPIKOR. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.