Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan

Jakarta- Basmitipikor.com – Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), H. Kurniawan, dengan tegas menyampaikan kritik terhadap segelintir politikus yang mengaburkan makna efisiensi anggaran demi kepentingan politik pribadi mereka. Menurut Kurniawan, ada upaya manipulasi terhadap istilah efisiensi yang digaungkan oleh pemerintah, yang justru dimanfaatkan untuk menimbulkan ketakutan dan ketidakpastian di kalangan masyarakat.

“Efisiensi yang dimaksud oleh pemerintah harus dimaknai secara tepat. Efisiensi itu adalah usaha untuk memaksimalkan hasil dari sebuah pekerjaan dengan sedikit sumber daya. Artinya, efisiensi adalah upaya untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan dana, tenaga, dan waktu secara optimal, bukan untuk membuat rakyat takut atau merasa resah,” ujar H. Kurniawan dalam pernyataan resminya.

Kurniawan mengingatkan bahwa para politikus yang memanfaatkan isu efisiensi anggaran untuk menghasut rakyat hanya berfokus pada kepentingan jangka pendek mereka, tanpa melihat manfaat jangka panjang dari kebijakan pemerintah. Ia menyatakan bahwa hal tersebut dapat merusak kedamaian dan kestabilan negara, dan lebih parah lagi, bisa mengganggu pencapaian program-program yang sebenarnya bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat.

“Banyak sekarang ini politikus yang menjadikan efisiensi anggaran sebagai momok yang menakutkan bagi rakyat. Tujuannya jelas, agar Indonesia kacau dan program-program pemerintah gagal. Padahal, yang seharusnya dilakukan adalah mendorong agar anggaran yang dikeluarkan digunakan secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan yang ada,” tambahnya.

H. Kurniawan menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi politikus yang hanya mengedepankan kepentingan pribadi, yang justru merusak persatuan bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh kata-kata manis para politikus yang hanya koar-koar tanpa dasar yang jelas.

“Saya katakan dengan tegas, politikus pemecah belah bangsa tidak ada tempat di negara tercinta ini. Biarkan dulu pemerintah menjalankan programnya. Jika nantinya program tersebut tidak berpihak kepada rakyat, mari kita kritik bersama. Saya pun akan tegas mengkritik pemerintah apabila kebijakan tersebut tidak mendukung kepentingan rakyat,” ucap Kurniawan dengan penuh keyakinan.

Namun, Kurniawan juga menambahkan bahwa kritik yang diberikan kepada pemerintah harus konstruktif, bukan hanya untuk menyerang tanpa memberikan kesempatan bagi program-program tersebut untuk berjalan.

“Jika program pemerintah selalu dihantam tanpa memberi kesempatan untuk dijalankan, kapan kita bisa tahu jika program tersebut benar-benar salah? Ini harus menjadi perhatian kita semua. Jangan sampai kita hanya terjebak pada drama politik yang tidak produktif,” pungkasnya.

Sebagai penutup, H. Kurniawan mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam menyaring informasi, dan tidak terjebak dalam permainan politik yang hanya mengarah pada kekacauan dan perpecahan. “Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian bangsa, dan mendukung setiap kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat, demi masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutupnya.

Dengan sikap yang tegas dan bijak, GCP berharap agar masyarakat semakin cerdas dalam menghadapi situasi politik yang kerap dipenuhi dengan intrik, dan senantiasa mengedepankan kepentingan bersama demi kemajuan bangsa. ( Polman Manalu )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. BASMI TIPIKOR. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.