BASMITIPIKOR.COM, – LAMPUNG TENGAH – Ketua DPC PWRI Kabupaten Lampung Tengah, Ferry Arief, mendesak penyelesaian pembangunan Kota Terbagus yang dibiarkan mangkrak padahal telah dirancang sejak lama.
Ferry menjelaskan, konsep “TERBAGUS” merupakan singkatan dari Terbanggi besar Bandar Jaya dan Gunung Sugih, yakni gagasan tata ruang yang telah dirancang sejak masa jabatan Bupati Andy Ahmad Sampurna Jaya (periode 2000–2010).
“Hutan Kota, Tugu Tani, dan Islamic Center adalah bagian dari konsep Kota Terbagus tersebut. Kami sebagai masyarakat Lampung Tengah sangat menantikan terwujudnya kota sesuai konsep itu,” ujar Ferry.
Ia juga meluruskan pandangan yang berkembang di masyarakat:
“Umumnya warga menganggap pusat Kota Lampung Tengah hanyalah Bandar Jaya. Padahal Bandar Jaya itu hanya Pasar Rakyat, bukan keseluruhan kota. Kota Terbagus mencakup Terbanggi Besar, Bandar Jaya, hingga Gunung Sugih,” tegasnya.
Ferry menambahkan, dalam rancangan tersebut, kawasan Tugu Gajah sudah dibagi 2 jalur:
Jalur yang ada saat ini menjadi Jalur 2 sebagai pintu masuk utama menuju kawasan pusat kota.
Jalur Lingkar Barat yang kondisinya kini mangkrak, direncanakan khusus dilewati kendaraan besar seperti truk dan angkutan barang.(By pass).
Pemkab Lampung Tengah (bupati Lampung Tengah). wajib Fokus , membangun,kota TERBAGUS. Hingga Lampung Tengah yang ibukota nya gunung sugih ,sejak tahun 1999. Bener bener jadi kabupaten Lampung Tengah yang ada kota nya. Seperti kabupaten/kota lain nya di provinsi Lampung. Bukan sekedar nama nya kabupaten tapi tetap jadi kampung, yang penuh dengan hutan.
Teguran & Desakan:
Ferry Arief menegaskan agar Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah segera menindaklanjuti penyelesaian pembangunan tersebut agar konsep Kota Terbagus dapat terwujud dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. (PWRI)
