Basmitipikor Sumedang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang resmi dibuka di Lapangan Haurgombong, Kecamatan Pamulihan, Selasa (7/7/2026). Pembukaan berlangsung semarak dengan penampilan tari kolosal yang dibawakan sekitar 300 siswa madrasah se-Kecamatan Pamulihan serta pawai ribuan kafilah dari 26 kecamatan di Kabupaten Sumedang.
MTQ ke-49 tahun ini mengusung tema “Peduli Lingkungan untuk Mewujudkan Generasi Qurani Menuju Indonesia Emas 2045.” Tema tersebut menjadi refleksi komitmen untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 Juli 2026, diikuti oleh peserta dari berbagai kelompok usia, mulai anak-anak hingga remaja yang mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Sumedang. Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, hingga cabang-cabang lainnya yang bertujuan meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap kitab suci Al-Qur’an.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dalam sambutannya menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“MTQ adalah ikhtiar untuk meneguhkan tekad kita menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun pribadi, keluarga, lingkungan, hingga membangun daerah yang kita cintai,” ujar Dony.
Menurutnya, penyelenggaraan MTQ juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat generasi muda agar semakin mencintai, mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan.
“Bagaimana anak-anak dan cucu-cucu kita terus termotivasi ingin belajar Al-Qur’an, memahami Al-Qur’an, mengamalkan Al-Qur’an, dan menjadi qari-qariah yang berprestasi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony juga menyampaikan empat indikator keberhasilan yang menjadi target penyelenggaraan MTQ ke-49. Pertama, sukses penyelenggaraan melalui pelaksanaan yang semakin berkualitas dan mampu menarik partisipasi masyarakat. Kedua, sukses prestasi dengan lahirnya qari dan qariah terbaik yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional.
Indikator ketiga adalah sukses ekonomi, yakni meningkatnya aktivitas dan perputaran ekonomi masyarakat selama pelaksanaan MTQ.
Sementara indikator keempat adalah sukses administrasi melalui pengelolaan kegiatan yang transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Para peserta terbaik pada MTQ ke-49 Kabupaten Sumedang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili daerah pada ajang MTQ Tingkat Provinsi Jawa Barat.
Melalui penyelenggaraan MTQ ke-49 ini, Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap dapat melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya unggul dalam membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga memiliki akhlak mulia, kepedulian sosial, serta kesadaran terhadap pelestarian lingkungan sebagai bekal mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Ade ms


