Fredi Moses Ulemlem

Jakarta | Basmi Tipikor.com – Praktisi komunikasi, Fredi Moses Ulemlem, menegaskan bahwa kualitas public speaking seorang pejabat merupakan gambaran dari isi kepala, cara berpikir, serta integritas moral yang dimilikinya. Menurutnya, kemampuan berbicara di hadapan publik tidak bisa dianggap remeh, sebab melalui ucapan itulah masyarakat menilai kapasitas seorang pejabat.

“Public speaking bukan sekadar pakai jas, berdasi, lalu bicara di atas panggung. Yang lebih penting adalah standar komunikasi: bagaimana pilihan kata, bagaimana menghargai lawan bicara, dan bagaimana menyampaikan pesan secara jelas dan beretika,” ujar Fredi, Selasa (2/9/2025).

Ia menilai, masih banyak pejabat yang tidak memenuhi standar komunikasi publik sehingga ucapannya kerap terdengar ngawur, bahkan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Padahal, public speaking bukan hanya soal pidato atau kampanye, tetapi juga bagaimana berkomunikasi dalam ruang-ruang terbatas dengan siapapun.

“Cara berbicara mencerminkan intelektualitas, sikap, etika, dan moral seseorang. Apalagi bagi pejabat, ketika berbicara tentang kepentingan bangsa dan negara, maka harus betul-betul cakap, berhati-hati, dan mampu menjaga wibawa,” tegasnya.

Fredi menambahkan, jabatan bukanlah ruang untuk gagah-gagahan atau sekadar pamer di depan publik, melainkan amanah yang menuntut kemampuan berpikir jernih, bersikap bijak, serta memilih kata dengan tepat.

“Ucapan pejabat bisa berbahaya, bisa melukai orang lain, bahkan menimbulkan kegaduhan. Karena itu, public speaking bukan hanya keterampilan, tapi bagian dari tanggung jawab moral seorang pejabat kepada masyarakat,” pungkas Fredi Moses Ulemlem. ( Polman Manalu )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. BASMI TIPIKOR. | Best view on Mobile Browser | ChromeNews by AF themes.