BASMITIPIKOR.COM, – Jakarta, 12 Januari 2025 – H. Kurniawan, Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo (GCP), menyatakan bahwa para tahanan politik (Tapol) dan mantan narapidana politik (Napol) pendukung garis keras Prabowo Subianto siap untuk melebur dan bergabung dalam kabinet pemerintahan yang akan datang. Hal tersebut disampaikan H. Kurniawan dalam sebuah pertemuan dengan anggota Gerakan Cinta Prabowo di Jakarta.
“Alhamdulillah, perjuangan kerja keras kita akhirnya membuahkan hasil. Saya berharap dalam waktu dekat, kita dapat segera bertemu dengan Pak Prabowo dan membawa para Tapol dan Napol untuk menjadi bagian dari pemerintahan,” kata H. Kurniawan.
Menurut H. Kurniawan, 16 tahun bukanlah waktu yang singkat, namun para Tapol dan Napol tetap setia mendukung Prabowo Subianto. Kesetiaan ini, lanjutnya, tidak datang begitu saja, karena mereka juga telah menghabiskan tenaga, pikiran, dan materi untuk memperjuangkan agar Prabowo bisa duduk di Kursi Nomor 1 di Indonesia.
“Para Tapol dan Napol ini adalah orang-orang yang berjuang tanpa pamrih. Mereka tidak hanya mendukung secara emosional, tetapi juga memberikan kontribusi yang besar dalam perjuangan ini,” ujarnya.
Kurniawan mengungkapkan bahwa perjuangan mereka untuk mengantarkan Prabowo Subianto ke tampuk kepemimpinan Indonesia telah menghadirkan banyak ujian. Dirinya menceritakan pengalamannya bersama teman-teman, yang pernah ditahan selama satu tahun di Polda Metro Jaya. Meskipun saat itu harus menjalani masa tahanan, kecintaan mereka terhadap Prabowo tidak pernah luntur.
“Saat itu, kami ditahan tanpa rasa mengeluh. Kami menjalani semua itu dengan ikhlas dan tanpa menyesal, karena kami yakin dengan cita-cita mulia yang dimiliki Pak Prabowo untuk bangsa ini,” jelasnya.
H. Kurniawan juga menyatakan bahwa Gerakan Cinta Prabowo, yang selama ini menjadi penggerak utama dalam perjuangan, berkomitmen untuk terus mempererat silaturahmi di antara para mantan Napol dan Tapol 2019. Ia berencana untuk mengadakan pertemuan besar guna menyatukan visi dan misi serta menguatkan tali persaudaraan antara mereka yang telah menjadi korban dari kebiadaban demokrasi pada Mei 2019.
“Kami akan bertemu dan memperkuat hubungan di antara kami. Ini bukan hanya soal politik, tetapi tentang persatuan untuk Indonesia yang lebih baik di bawah kepemimpinan Pak Prabowo,” tutup H. Kurniawan dengan penuh semangat.
Dengan semangat kebersamaan dan tekad yang kuat, H. Kurniawan dan para pendukung Garis Keras Prabowo Subianto berharap bahwa peran mereka dalam kabinet nanti akan membawa perubahan positif bagi bangsa Indonesia.
